Showing posts with label serdos. Show all posts
Showing posts with label serdos. Show all posts

Testimoni SKB Wawancara CPNS DOSEN 2023

Hallo sobat dosen atau calon dosen semua. Tahun ini, adakah yang sama seperti saya mengikuti CPNS Dosen? Di tahun ini, saya mencoba lagi untuk kali ke-7 mengikuti CPNS 😋 Sudah banyak ya... Bagaimana dengan sobat semua? Semoga lulus ya kita di CPNS tahun 2023 ini. Tahun 2018 saya sudah pernah mengikuti CPNS dosen, sudah sampai tahap akhir yaitu SKB. Hanya saja nilai akhir saya lebih rendah dari saingan saya, sehingga saya tidak lolos. Tahun 2019 dan 2021 saya mengikuti CPNS juga, tapi saya mengambil formasi fungsional. Entah salah strategi atau memang belum rezeki, saya juga tidak lolos SKB karena tidak lulus rangking walau sebenarnya lulus passinggrade. Tahun 2023 ini saya akhirnya memutuskan untuk mengambil formasi dosen. Di tahun ini, usia saya menginjak 34 tahun, setahun lagi sudah tidak bisa mengikuti CPNS. Hehehehe...

Alhamdulillah CPNS tahun ini saya lolos passinggrade untuk SKD dan maju ke tahap selanjutnya yaitu SKB. Hari ini, Senin 11 Desember 2023 adalah jadwal SKB wawancara. Tidak terlalu banyak yang saya persiapkan hanya lihat di youtube tips-tips menjawab interview, dan mencari tahu apa saja yang sekiranya akan ditanyakan pada saat wawancara. Wawancara SKB dilaksanakan secara daring menggunakan aplikasi zoom. Perasaan nervoeus sudah hadir sejak sehari sebelum wawancara, bahkan mungkin sampai tegangnya sampai hadir di mimpi saat tidur lho sobat  😂

Tiga puluh menit sebelum mulai saya sudah standbye di zoom. Panitia membuatkan beberapa ruang zoom untuk kita sebelum sampai pada tahap wawancara dengan pewawancara. Setidaknya ada 4 ruang yaitu ruang tunggu, ruang validasi, ruang token dan ruang wawancara. Di ruang tunggu panitia memastikan kita mendengar apa yang mereka sampaikan. Panitia juga meminta kita untuk mengisi fakta integritas. Kemudian di ruang validasi panitia meminta kita menunjukkan KTP dan kartu ujian SKB. Di ruang token panitia memberikan kode token untuk masuk ke ruang wawancara. Dan ruang terakhir adalah ruang wawancara, tempat dimana pewawancara akan mengajukan berbagai pertanyaan.

Sobat dosen penasaran dengan apa saja pertanyaan wawancara yang diajukan? Sebelumnya, ada penyesalan dari saya pada saat masuk ke ruang wawancara saya tidak mengenali dan tidak mengetahui nama pewawancara. Mereka juga tidak memperkenalkan diri mereka, sehingga saya tidak menyapanya dengan menyebut nama mereka. Jadi, untuk sobat calon dosen yang masuk sampai tahap wawancara ada baiknya mencari tahu terlebih dahulu petinggi kampus yang akan kita tuju. Sebetulnya saya sudah mencari tahu sebelumnya, tapi di luar dugaan, saya kira pewawancara adalah wakil direktur bidang kemahasiswaan dan kajur dari prodi yang saya inginkan. Ternyata, yang mewawancarai saya adalah wakil direktur bidang kerjasama dan satu lagi ibu-ibu tapi saya tidak tahu.

Baik sobat, berikut ini adalah daftar pertanyaan yang saya ingat dan ditanyakan pada saat interview CPNS SKB Dosen. Semoga daftar pertanyaan ini membantu sobat yang sedang berupaya untuk melamar dosen baik itu CPNS atau non-PNS. Adapun untuk jawaban, sobat bisa menyusun atau menuliskannya sendiri menurut pendapat sobat sekalian. Karena menurut saya setiap orang memiliki situasi dan alasan yang berbeda-beda. Semoga membantu ya 😊

  1. Perkenalkan diri anda
  2. Pengertian toleransi dan contohnya
  3. Saya pernah tidak melanggar peraturan sebagai dosen
  4. Saya memiliki masalah atau konflik tidak dengan teman kerja
  5. Saya pernah tidak mendapatkan perintah dari atasan secara mendadak dan tidak mengerjakan perintah atasan
  6. Jika saya sedang memiliki pekerjaan yang harus diselesaikan, kemudian teman seprofesi atau atasan meminta pertolongan kita atau memberikan perintah kepada kita, bagaimana tindakan kita?
  7. Suami kerja dimana
  8. Saya tinggal dimana
  9. Mengapa saya melamar dosen ASN padahal sudah menjadi dosen
  10. Komitmen dan integritas saya seperti apa
  11. Apakah memiliki masalah dengan lingkungan
  12. Jika diterima dikampus yang saya tuju dengan pluralismenya, bagaimana sikap saya
  13. Dimana pendidikan S2 saya dan mengapa mengambil S2 di kampus tersebut
  14. Capaian saat ini dan target untuk ke depannya
Adapun testimoni dari saya untuk wawancara SKB CPNS dosen kali ini, menurut saya sangat efektif. Dari sisi waktu, tempat dan biaya sangat memudahkan. Hal ini karena wawancara dilaksanakan secara daring. Tahun 2018, saya melakukan SKB wawancara harus datang ke kampus yang saya tuju. Kemudian secara teknis, tepat waktu dan teratur dengan baik proses atau tahapnya. Saya berharap penilaian dari SKB wawancara ini dilakukan secara obyektif. Dan saya juga berharap agar saya lolos dalam CPNS tahun ini. Tetapi apapun hasilnya, semoga itu adalah yang terbaik untuk saya. 

BTS (BEHIND THE SCENE) SERDOS 2023

Hallooo, selamat malam rekan-rekan dosen yang ikut serdos 2023. Akhirnya, gelombang ke-2 serdos 2023 telah dibuka. Dan hari ini adalah jadwal terakhir penilaian persepsional dan penyusunan PDD-UKTPT. Wah, gimana rekan-rekan dosen? Sudah lengkap semua kan berkas-berkas yang dipersyaratkan? Di balik suka cita karena berkesempatan mengikuti serdos di gelombang ke-2 tahun 2023 ini, saya memiliki banyak cerita dalam mempersiapkan serdos ini. Saya dan kawan-kawan dari kampus saya, sudah menyiapkan berkas-berkas dari jauh-jauh hari. Tapi layaknya mau pergi jauh, sudah packing dari beberapa hari masih saja ada barang yang tertinggal. Begitupun dengan serdos ini. Kami sudah menyiapkan segalanya dari tahun lalu bahkan terutama untuk sertifikat PEKERTI, TOEFL, dan TKDA. Namun, satu hari menjelang penutupan atau waktu penilaian persepsional dan penyusunan PDD-UKTPT (hari ini) masih saja ada yang harus diperbaiki. Pada kesempatan kali ini, saya ingin berbagi Behind The Scene dari persiapan saya mengikuti serdos ini. Semoga apa yang saya ceritakan bisa diambil hikmahnya, sehingga untuk teman-teman dosen yang akan mengikuti serdos di gelombang berikutnya bisa menyiapkan diri lebih baik. Yuk disimak ^-^

1. Kejadian pertama yang akan saya ceritakan terkait dengan serdos ini adalah ketika sertifikat PEKERTI saya tidak bisa saya klaim. Salah satu menu pada layanan serdos yang harus diisi adalah riwayat pelatihan profesional (gambar 1). Pada menu ini, seharusnya kalau kita sudah pernah mengikuti diklat PEKERTI maka akan muncul sertifikatnya dan bisa kita klik untuk diklaim. Namun, yang terjadi pada saya adalah saat saya klik tidak ada dokumen sertifikat PEKERTI tersebut sehingga saya tidak bisa mengklaim-nya. Saya check di bagian menu diklat, sebetulnya disana sudah tertera kalau saya sudah mengikuti PEKERTI di Universitas Negeri Makasar (UNM). Oleh karena itu, saya terdetect eligible untuk mengikuti serdos gelombang ke-2 tahun 2023 ini. Namun, dokumen sertifikat itu tidak ada. Solusinya, saya menghubungi pihak panitia UNM yang menyelenggarakan diklat PEKERTI. Cukup memakan waktu lama ya sejak saya menghubungi pihak panitia. Rupanya, pihak panitia lupa mengunggah sertifikat saya dan menghubungkannya ke sister. Perlu rekan-rekan dosen ketahui, biasanya untuk sertifikat diklat PEKERTI akan dihubungkan langsung oleh panitia penyelenggara ke sister kita. Jadi kita tidak bisa mengupload sendiri. Sampai satu minggu menjelang batas akhir upload berkas persyaratan di sister, sertifikat PEKERTI saya baru berhasil terunggah. Dan alhamdulillah, hari ini bisa saya klaim.


Gambar 1. Riwayat Pelatihan Profesional 

2. Kejadian kedua adalah satu hari menjelang hari ini, yang merupakan batas akhir penilaian persepsional dan penyusunan PDD-UKTPT. Kemarin, jam 14.00 WIB saya dikabari dari pihak kepegawaian kalau video pengajaran saya terlalu pendek durasinya. Durasi video saya totalnya sekitar 21 menit. Padahal, video sudah saya upload di youtube dan tinggal mengisi Penyusunan Dokumen Pernyataan Diri Dosen dalam Unjuk Kerja Tridharma Perguruan Tinggi (PDD-UKTPT) bagian pengajaran. Video itu sudah terupload minggu lalu, jadi saya merasa sudah santai dan aman. Tapi karena kemarin disampaikan begitu oleh bagian kepegawaian di kampus kami, yang memang mengurusi serdos, mau tidak mau saya take ulang video di hari kemarin juga, dan pada waktu sore menjelang berakhirnya waktu kerja. Sungguh effort yang luar biasa. Sedih iya, marah iya, bingung iya, dan blank juga pikiran. Tapi support teman-teman seangkatan serdos memang saya rasakan luar biasa. Alhamdulillah meskipun harus mendadak dan kejar tayang, jam satu malam video pengajaran yang saya buat lagi sudah bisa ditayangkan di youtube. Perlu rekan-rekan dosen tahu, video pengajaran ini ada dua. Satu video yang menerangkan Rencana Pembelajaran Semester (RPS). Satu video menggambarkan kegiatan pengajaran yang kita lakukan. Keduanya lalu digabungkan menjadi satu video. Sebetulnya saya tidak paham apakah memang ada peraturan durasi video pengajaran ini untuk serdos. Tetapi dari bagian kepegawaian menjelaskan bahwa idealnya durasi total video pengajaran adalah antara 25-30 menit. Pembagiannya, video RPS 10 menit, video pengajaran antara 15-20 menit. 

3. Kejadian ketiga sebetulnya bukan saya yang mengalami, tetapi salah satu teman saya. Di dalam pengajuan serdos ini, ada bagian pengisian instrumen persepsional diri yang dilakukan oleh teman sejawat kita. Teman sejawat ini adalah teman yang pernah melakukan kegiatan pengabdian dan penelitian dengan kita. Akan ada beberapa kuesioner persepsional diri yang harus diisi oleh teman sejawat. Lalu nanti ada lembar bukti yang menerangkan bagian penelitian atau pengabdian mana yang DYS pernah lakukan dengan teman sejawat. Bukti itu harus dilampirkan setelah pengisian persepsional selesai. Yang terjadi adalah, lembar bukti yang diupload bukan yang diminta, tetapi file lainnya. Awalnya teman saya khawatir dan sempat tidak ingin meneruskan perjuangan serdos ini. Tetapi dari pihak kepegawaian memberikan arahan bahwa ada banyak point yang dinilai. Kesalahan itu hanya sebagian kecil saja. Yang terpenting penilaian persepsional diri oleh teman sejawat sudah terekam dalam sistem. Jadi, tidak terlalu berpengaruh kepada nilai akhir nantinya.

4. Kejadian yang saya alami lainnya adalah pada saat mengisi Penyusunan Dokumen Pernyataan Diri Dosen dalam Unjuk Kerja Tridharma Perguruan Tinggi (PDD-UKTPT) ini, harus dilakukan secara langsung dengan mengetik di sister. Saat saya mengisi pada bagian DD Pengabdian, sudah saya ketik banyak dan panjang lebar, begitu saya simpan ternyata kosong alias tidak tersimpan. Sehingga saya harus mengulang lagi ngetik DD pengabdian saya. Ternyata, pada saat mengisi DD ini kita harus fokus. Jangan disambi dengan mengerjakan pekerjaan lain. Sehingga ketika disimpan nanti apa yang sudah kita tulis tidak hilang dari sistem. Hal ini bukan hanya terjadi pada saya, tetapi juga teman-teman saya. Supaya apa yang kita ketik tidak lupa, saya mengetiknya terlebih dahulu di word (file yang berbeda, bukan di sister). Lalu kita bisa tulis ulang dengan melihat apa yang ada di ms.word. Ingat, rekan-rekan dosen jangan mengcopy paste ya meskipun itu kita ketik sendiri di ms. wordnya. Lebih baik kita ketik ulang sendiri supaya tidak terdetect plagiarism. 

Nah, itu tadi beberapa kisah atau kejadian Behind The Scene ketika mempersiapkan Serdos gelombang ke-2 tahun 2023 ini. Ada banyak rasa yang campur aduk sebenarnya. Rasa capek dan lelah sudah pasti jadi teman sehari-hari. Karena tidak sedikit dokumen yang harus kita siapkan. Dan semuanya harus kita check dengan teliti, jangan sampai salah upload dokumen atau bukti kinerja. Gambar ke-2 di bawah ini adalah beberapa poin yang harus diisi ketika jadwal serdos sudah dibuka. Jika semua sudah terisi dan sudah divalidasi pihak Perguruan Tinggi maka di bagian bawah akan muncul Menunggu Perhitungan NPS oleh PSD-PTU.


                                                 Gambar 2. Poin Isian Pada Layanan Serdos


Demikian tadi cerita dan sharing dari kegiatan serdos gelombang ke-2 tahun 2023. Berikut ini saya lampirkan jadwal serdos gelombang ke-2 tahun 2023. Barangkali bisa menjadi gambaran untuk rekan-rekan dosen yang mau mengajukan serdos di gelombang berikutnya. Mohon doanya saya dan rekan-rekan dosen yang sedang mengajukan serdos ini bisa lulus dan lolos semuanya. Dan untuk rekan-rekan dosen yang akan mengajukan di periode berikutnya tetap semangat dan dipersiapkan segalanya sejak dari sekarang ya. Semangat!! ^-^






MEMILIH DARMA PENGABDIAN YANG DIUNGGULKAN UNTUK SERDOS 2023

Halo rekan dosen semua. Di tulisan sebelumnya, saya sudah menyampaikan kalau ada salah satu Tri Darma yang harus kita unggulkan dalam pelaksanaan serdos ini. Saya juga menyampaikan bahwa darma yang paling saya minati adalah kegiatan pengabdian. 

Sebetulnya semua kembali pada minat kita sebagai dosen. Ada yang memang memiliki filosofi untuk mengembangkan darma tersebut, ada juga yang berdasarkan portofolio dan prestasi dari kegiatan Tri Darma tersebut dalam beberapa tahun terakhir. Seperti misalnya rekan dosen saya memilih pengajaran sebagai darma yang dia unggulkan. Alasannya, karena menurutnya banyak metode pengajaran yang telah dia coba terapkan di kelas, sudah punya buku ajar atau buku referensi yang diterbitkan dan ber-ISBN, kemudian penelitian-penelitiannya merupakan pengembangan atau terapan dari materi yang diajarkan. Jadi rekan saya memilih pengajaran sebagai darma yang paling diunggulkan. Selain itu, rekan saya juga memiliki misi untuk mengembangkan metode pembelajaran yang lebih menarik ke depannya dan ingin menulis buku-buku pengajaran yang lebih banyak lagi.

Sementara saya memilih pengabdian dengan alasan, dari tiga darma yang ada, saya memang lebih tertarik untuk beraktivitas di luar kampus. Prinsip saya adalah bermanfaat untuk orang lain. Dan dengan melakukan kegiatan pengabdian ilmu yang saya miliki terasa lebih bermanfaat. Bukan berarti mengajar atau meneliti tidak bermanfaat ya, akan tetapi memang saya lebih senang beraktivitas di luar kelas. Selama menjadi dosen, kurang lebih 4 tahun, saya sudah melakukan 5 kali kegiatan pengabdian, 3 diantaranya saya sebagai ketua. Output dari kegiatan pengabdian adalah laporan pengabdian dan artikel pengabdian. Salah satu artikel sudah diterbitkan di jurnal bersinta 5 dan 2 di antaranya jurnal nasional tidak bersinta. 

Salah satu kegiatan pengabdian yang berkesan bagi saya adalah pada saat saya menjadi ketua pengabdian yang dilaksanakan di SMK Negeri 1 Purbolinggo. Tema yang kami ambil adalah berkaitan dengan kewirausahaan. Menurut saya generasi Z saat ini lebih mudah tertarik dengan dunia bisnis. Pada tingkat sekolah, banyak pelajar yang sudah bisa mencari cuan dengan aktivitas berdagang. Titik tekannya adalah berwirausaha berbeda dengan berdagang. Berwirausaha perlu ada motivasi, inovasi, visi dan misi serta semangat juang yang perlu diasah. Sementara berdagang bisa saja alasannya asal dapat cuan. Untuk bisa berwirausaha dengan baik, seseorang perlu mengetahui elemen-elemen penting yang bisa dipelajari dan dikembangkan. Elemen-elemen itu harus disusun dalam satu lembar kotak dialog yang bisa sekilas dimengerti, dan sebenarnya saling berhubungan. Terdapat setidaknya 9 elemen yang mendukung kewirausahaan dengan baik, semuanya bisa disusun menggunakan alat bantu yang disebut dengan BMC (Business Model Canvas). Banyak perusahaan besar dan start-up yang menggunakan metode ini dalam menyusun bisnis dan memperbesar skala bisnisnya. Sehingga tema yang saya pilih pada saat pengabdian tersebut adalah penyuluhan dan workshop menyusun BMC untuk suatu bisnis. 

Saya melihat antusias yang cukup besar dari para siswa yang hadir sebagai peserta. Dampak nyatanya adalah mereka bisa menyusun ide bisnis dengan lebih rinci dan detail dalam satu kotak dialog. Saya meminta diantara mereka untuk mempersentasekan hasilnya. Dan wow, mereka jadi mengerti bahwa suatu bisnis memang harus dipikirkan matang-matang. Selain itu, antusiasme saat menuliskan dan menyusun setiap elemennya sangat luar biasa. Terpancar dari sikap dan keseriusan mereka untuk berdiskusi dan bertanya dari setiap elemen yang belum mereka ketahui.

Tema BMC tersebut ada rencana saya ajukan untuk penelitian lanjutan, yaitu dengan mengembangkan BMC ini menjadi suatu aplikasi digital atau minimal form digital yang bisa diisi secara digital dan ketika disimpan outputnya adalah selembar kotak dialog BMC yang sudah penuh dengan langkah-langkah pengembangan usaha/bisnis yang diinginkan. Menurut saya, dengan aplikasi digital akan memudahkan para pebisnis pemula untuk merencanakan usahanya dan mudah disimpan sehingga dapat dibawa kemanapun mereka pergi untuk dievaluasi. 

Kegiatan pengabdian tersebut juga didukung oleh LPPM UNU Lampung dengan memberikan dana hibah pengabdian sebesar Rp 2.000.000,-. Monitoring dari kegiatan ini juga sudah dilakukan setahun kemudian setelah pelaksanaan. Laporan dan artikel sebagai output juga sudah keluar dan dapat saya gunakan untuk BKD di semester lalu. 




Sumber: dokumen pribadi 

Berikutnya, saya berharap dapat melaksanakan kegiatan pengabdian yang lebih besar dengan durasi pendampingan yang lebih lama serta berkolaborasi dengan instansi atau organisasi tertentu. Saya juga berharap dapat lolos dalam mengikuti kompetisi hibah yang diadakan oleh kemendikbudristek sehingga mendapatkan pengalaman baru. Di sisi lain, sebagai bagian dari masyarakat, saya memiliki mimpi untuk bisa mengajak lingkungan sekitar saya tinggal agar bersama-sama melakukan kegiatan yang positif. Dalam hal ini saya ingin memiliki medium garden yang mengintegrasikan pertanian, perikanan dan peternakan sebagai suatu sistem terpadu dan dikelola oleh masyarakat di lingkungan saya, untuk dimanfaatkan oleh masyarakat itu sendiri. 

Demikianlah mission statement saya untuk darma pengabdian ini. Rencana sudah saya susun dan tinggal dieksekusi. Semoga bisa terlaksana di beberapa waktu ke depan. 


Ternyata Menjadi Dosen Tidak Sesepi Itu!!

Foto bersama dosen FP3 Kurang lebih sudah delapan tahun saya menyandang title sebagai dosen. Kalau dipikir-pikir, delapan tahun itu bukan wa...