Showing posts with label mata kuliah. Show all posts
Showing posts with label mata kuliah. Show all posts

MATA KULIAH BAHASA INDONESIA

Assalamu'alaikum wr wb. Hallo, rekan-rekan mahasiswa. Mata kuliah Bahasa Indonesia merupakan mata kuliah wajib universitas yang diberikan kepada seluruh mahasiswa di setiap fakultas. Mata Kuliah Bahasa Indonesia diberikan dalam rangka sebagai pondasi dasar pemahaman pengetahuan khususnya untuk diaplikasikan dalam penulisan karya ilmiah seperti laporan magang, laporan KKN, dan skripsi. Mata kuliah Bahasa Indonesia diselesaikan dalam 14 kali pertemuan tatap muka, 1 pertemuan PTS, dan 1 pertemuan PAS. Topik atau materi yang diberikan antara lain hakikat dan fungsi bahasa, sejarah Bahasa Indonesia, keberagaman Bahasa Indonesia, keberagaman kata dalam Bahasa Indonesia, penggunaan tanda baca, dan lain-lain yang bisa mahasiswa lihat pada Rencana Pembelajaran Semester (RPS). Berikut ini adalah link materi yang saya berikan pada setiap perkuliahan tatap muka. Silahkan didownload dan dipelajari ya. Terimakasih.



RPS BAHASA INDONESIA

https://drive.google.com/file/d/1dFzgMvPb9rpZnLwUcYaMVP637YykAmFh/view?usp=drive_link

BAHAN AJAR 1. HAKIKAT DAN FUNGSI BAHASA

https://docs.google.com/presentation/d/1KLVPjY_ljQ6kCZ6KzXKZiaGGct6TARlf/edit?usp=drive_link&ouid=105885723133983384082&rtpof=true&sd=true

BAHAN AJAR 2. SEJARAH BAHASA INDONESIA

https://docs.google.com/presentation/d/1chSYvQIvSi5ht5QASdQ0bn7jJD6xSYzw/edit?usp=drive_link&ouid=105885723133983384082&rtpof=true&sd=true

BAHAN AJAR 3. KEBERAGAMAN BAHASA INDONESIA

https://docs.google.com/presentation/d/1PRuD5X9DRHl5Pcms0-ESPVpzdEbjhwYS/edit?usp=drive_link&ouid=105885723133983384082&rtpof=true&sd=true

BAHAN AJAR 4. PENGGUNAAN TANDA BACA

https://drive.google.com/file/d/1HJ4bQhnMW-svlRGtM7YrOyYf2vhsTYkG/view?usp=drive_link

BAHAN AJAR 4 (TAMBAHAN): TUGAS PENGGUNAAN TANDA BACA

https://drive.google.com/file/d/1WWIdSM7nDU1cA4Yy1N_eRL-cj276pOJS/view?usp=sharing

BAHAN AJAR 5 & 6. KEBERAGAMAN KATA DALAM BAHASA INDONESIA

https://docs.google.com/presentation/d/1HyEUwaNu_mlyghN2Qjf0sGI82eKpS5Kt/edit?usp=sharing&ouid=105885723133983384082&rtpof=true&sd=true

BAHAN AJAR 7 & 9. KALIMAT EFEKTIF

https://drive.google.com/file/d/1ZpPWSnoC23irkZNeOspzlhEZXaLngLD_/view?usp=sharing

BAHAN AJAR 10. PENGEMBANGAN PARAGRAF

https://drive.google.com/file/d/1CfEerMUTTPOGpV_B9xjwDY5L9rNPiTQ8/view?usp=sharing

BAHAN AJAR 11 & 12. PENULISAN KARYA ILMIAH DAN DAFTAR PUSTAKA

https://drive.google.com/file/d/18RcyzFMlE56AYHF41UbbqIAycLt-jfIn/view?usp=sharing

BAHAN AJAR 13 & 14. ARTIKEL ILMIAH

https://drive.google.com/file/d/1pTl9QO0Ki-CuzV-A4njkgjZwypI-ZvqY/view?usp=sharing

BAHAN AJAR 15. SISTEMATIKA SKRIPSI

https://drive.google.com/file/d/1HMv3yQrRy-28T-bKmuHWrF_z1ASUZMsi/view?usp=sharing

PERTEMUAN 16. SOAL UAS

KUIS 1

KUIS 2

MATA KULIAH EKONOMI MAKRO

Hallo, salam santun dan semangat!!

Rekan-rekan mahasiswa di semester 3 ini mahasiswa mulai mendapatkan mata kuliah keprodian dasar yang akan mendukung dalam penulisan laporan akhir atau skripsi. Di dalam mata kuliah keprodian, mahasiswa mulai banyak mengenal dan mengetahui isu-isu yang dibahas di dalam agribisnis atau ekonomi pertanian. Salah satu mata kuliah keprodian dasar adalah mata kuliah ekonomi makro. Pada dasarnya ilmu ekonomi terbagi ke dalam dua kategori yaitu ekonomi mikro dan ekonomi harga. Apabila ekonomi mikro fokus pada mempelajari perilaku atau tingkah laku individu rumah tangga dalam mengalokasikan sumberdaya dan penetapan harga dari suatu barang/jasa maka ekonomi makro bicara hal yang sama namun pada skala yang lebih besar atau agregat. Ekonomi makro membicarakan interaksi ekonomi antar suatu negara yang berdampak pada pembangunan dan pertumbuhan ekonomi dari suatu negara tersebut. Kasus-kasus yang dibahas berkaitan dengan dampak dari kebijakan ekonomi agregat suatu negara seperti kemiskinan, pengangguran, dan pertumbuhan ekonomi suatu negara. Oleh karena itu, pada kesempatan ini saya akan berbagi bahan ajar ekonomi makro yang bisa anda akses di sini secara gratis, untuk dipelajari dan dipahami. Berikut link bahan ajar ekonomi makro:

PERTEMUAN 1: RPS EKONOMI MAKRO

https://drive.google.com/file/d/1MVMy70fMBBAOzIOPpv00f-J9MEYw2rvL/view?usp=sharing

PERTEMUAN 2 : RUANG LINGKUP EKONOMI MAKRO

https://drive.google.com/file/d/12U_HraeMsc6s3VhG0R-IyrRy23H-EgJQ/view?usp=sharing

PERTEMUAN 3: TEORI EKONOMI MAKRO

https://drive.google.com/file/d/1pTdd9qFmz-W6eiyfmtb1p1CckUy5GoR1/view?usp=sharing

PERTEMUAN 4: PENDAPATAN NASIONAL

https://drive.google.com/file/d/1OBUNincqKP--1xoNQMUuTjR4tNMbqJfz/view?usp=sharing

BUKU REFERENSI PDB OLEH BPS:

https://drive.google.com/file/d/1scj8GhKP1Wk6cGW8okaMnZyktulsb49H/view?usp=sharing

PERTEMUAN 5 : PEREKONOMIAN 2 SEKTOR

https://drive.google.com/file/d/1gTp973at30Qt16hCzY6OmVFwFOqQ9BSA/view?usp=sharing

PERTEMUAN 6: PEREKONOMIAN 3 SEKTOR

https://drive.google.com/file/d/1SW7jVpX3Pr8mdPQpGGUypUQtbi3E9bEB/view?usp=sharing

PERTEMUAN 7: PEREKONOMIAN 4 SEKTOR

https://drive.google.com/file/d/1rGGZsnHtSUQbxkqHxKqCpcBlu1vEl4o9/view?usp=sharing

PERTEMUAN 8 : SOAL PTS


PERTEMUAN 9: UANG DAN BANK SENTRAL

https://drive.google.com/file/d/1-U01i8Z6yEos4JH3_7XyMsuxInzzKmC_/view?usp=sharing

PERTEMUAN 10 & 11. KEBIJAKAN FISKAL DAN MONETER

https://drive.google.com/file/d/1e7wrVUWT5ZoxeW6-fNKpnPAIfo24MWIn/view?usp=sharing

PERTEMUAN 12 & 13. PENGANGGURAN DAN KEMISKINAN

https://drive.google.com/file/d/1DN1hZmWpkZ3eP5BNagQZnnZPManZs_8M/view?usp=sharing

PERTEMUAN 14 & 15. PERDAGANGAN INTERNASIONAL

https://drive.google.com/file/d/10Dmwhi2ACGralMImFMpImVPotm339Nyr/view?usp=sharing

PERTEMUAN 16. SOAL PAS


SOAL KUIS


MATA KULIAH EKONOMI PRODUKSI PERTANIAN

Hallo mahasiswa,,

Berikut ini adalah bahan ajar mata kuliah ekonomi produksi pertanian di setiap pertemuan. Silahkan didownload dan dipelajari ya.

RPS Ekonomi Produksi Pertanian OBE : https://drive.google.com/file/d/1aH7_NVpBciXEIxCXY5bOSz_0gdT4cUSl/view?usp=sharing

Bahan Ajar Pertemuan 1 : https://docs.google.com/document/d/1QtkSzNiQ-Ps3DPTQlCJl88gqLLHKJbUC/edit?usp=drive_link&ouid=105885723133983384082&rtpof=true&sd=true

Bahan Ajar Pertemuan 2 : https://docs.google.com/document/d/1FX1Dq22d8s5xzOwQLBZeB_r_YrA7Gkuy/edit?usp=drive_link&ouid=105885723133983384082&rtpof=true&sd=true

Bahan Ajar Pertemuan 3 dan 4 : https://docs.google.com/presentation/d/1gbmXsN3h5A0PmjYV5pimXnzZIgHUk-Sr/edit?usp=drive_link&ouid=105885723133983384082&rtpof=true&sd=true

Bahan Ajar Pertemuan 5 : https://docs.google.com/presentation/d/1KMz8VHrGTb0bNlgqPBnt-lwdBNCuUgsu/edit?usp=drive_link&ouid=105885723133983384082&rtpof=true&sd=true

Bahan Ajar Pertemuan 6 : https://drive.google.com/file/d/1DDYwvsMMpFYN9x3uK_vkZ56pKytpQzCE/view?usp=drive_link

https://docs.google.com/presentation/d/15odC3axpC_v632tKl0HEITL_ftHqHhWB/edit?usp=drive_link&ouid=105885723133983384082&rtpof=true&sd=true

Bahan Ajar Pertemuan 7 : https://docs.google.com/presentation/d/1YDKXYskCRqyrOyiHocWp5idXhTZx96NJ/edit?usp=drive_link&ouid=105885723133983384082&rtpof=true&sd=true

Perbaikan UTS Pertemuan 8 : 

Bahan Ajar Pertemuan 9 : https://docs.google.com/presentation/d/1vPSZlsJHNBnj-1duKHWfroBoNgCM6zt-/edit?usp=sharing&ouid=105885723133983384082&rtpof=true&sd=true

Bahan Ajar Pertemuan 10 : https://docs.google.com/presentation/d/1udWSoS2Sz-3-vILY-lqcF6kw03ODANQl/edit?usp=sharing&ouid=105885723133983384082&rtpof=true&sd=true

Bahan Ajar Pertemuan 11 dan 12 : https://drive.google.com/file/d/1ZlhtjtekO2Jel2DYvcir0qcWD5a6RU2p/view?usp=sharing

https://docs.google.com/presentation/d/1_flzULfSjzulacuKo2UaaOELySQbjYOb/edit?usp=drive_link&ouid=105885723133983384082&rtpof=true&sd=true

Bahan Ajar Pertemuan 13 dan 14 : https://docs.google.com/presentation/d/1hPJ_avzGipihuw6Zzw-3kBdhoSJyCoqq/edit?usp=sharing&ouid=105885723133983384082&rtpof=true&sd=true

Soal PAS Pertemuan 16 : 

2 Tips Menentukan Alat Analisis Data Penelitian

Salah satu unsur yang harus ada di dalam proposal penelitian adalah penggunaan analisis data. Data yang didapatkan dari lapang, harus dianalisis agar kita mengetahui hasil atau kesimpulannya. Hanya saja, setiap penelitian tentu akan berbeda alat analisis datanya, tergantung dari topik dan jenis data yang digunakan. Banyak mahasiswa ketika mengulas bab 3 tidak tahu alat analisis apa yang akan digunakan, sehingga tidak ditampilkan sub bab analisis data. Ada juga mahasiswa yang menuliskan jenis analisis datanya, tetapi ketika ditanya mengapa menggunakan alat analisis tersebut? Mahasiswa juga tidak tahu jawabannya.

Pengalaman saya sebagai mahasiswa dahulu, memang ketika membahas alat analisis data, mahasiswa akan belajar secara otodidak lebih mendalam. Hal ini karena di perkuliahan tidak semua jenis analisis data diajarkan dan dipraktikkan. Pada saat skripsi, masing-masing mahasiswa mengambil penelitian yang berbeda, sangat variatif sekali nanti analisis data yang digunakan. Karena itu, mata kuliah statistik harus dikuasai untuk membantu mahasiswa dalam menentukan analisis data yang digunakan. Tidak hanya statistik dasar, akan tetapi juga statistik lanjutan seperti statistik sosial ekonomi pertanian dan ekonometrika. 

Selain mahasiswa, dosen pun ikut belajar juga. Karena dosen juga belum tentu pernah menggunakan alat analisis data yang sama pada penelitian dosen. Dosen pun juga tidak semuanya menguasai mata kuliah statistik. Oleh karena itu jika sudah masuk pada sub bab analisis data, dan saya sebagai dosen belum pernah menggunakannya, maka saya juga ikut pusing dalam menentukan analisis data yang akan digunakan. hiks .. hiks.. hiks...

Tetapi begitulah, sejatinya skripsi tidak hanya kerjaan mahasiswa tetapi juga kerjaan dosen karena juga harus ikut berpikir. Apalagi jika mahasiswanya tidak progress dalam belajar secara mandiri (malas membaca dan mencari tahu) bahkan justru malah menghilang dan tidak komitmen untuk bimbingan. Nah, berikut ini ada tips dari saya sebagai dosen untuk memudahkan dalam menentukan jenis analisis data yang digunakan.

1. Tentukan jenis penelitiannya

Dengan mengetahui jenis penelitian, apakah menggunakan kualitatif atau kuantitatif  menurut saya ini sangat membantu untuk menentukan analisis data yang digunakan. Untuk penelitian kuantitatif, apakah penelitian akan diuji secara statistik atau tidak. Jika tidak, maka biasanya sudah jelas teori yang digunakan sehingga kita mudah dalam menentukan analisis datanya. Sebagai contoh, mahasiswa mengambil judul analisis pendapatan usahatani padi. Penelitian ini sifatnya kuantitatif. Karena hanya ingin mengetahui besaran pendapatan dari usahatani, maka tidak perlu uji statistik. Cukup gunakan teori yang mendasarinya yaitu teori usahatani dan teori pendapatan. Menggunakan rumus keduanya sudah mampu menajwab alat analisis data yang akan digunakan, yaitu dengan menggunakan rumus pendapatan usahatani. 

Apabila penelitian kualitatif, maka lihat apakah akan menggunakan uji statistik atau tidak. Misalnya, mahasiswa ingin mengetahui strategi pengembangan usaha gula merah tingkat industri rumah tangga dan analisisnya menggunakan SWOT. Karena tidak menggunakan uji statistik, ya cukup gunakan teori yang mendasarinya, yaitu analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, dan Threat). 

2. Lihat jenis data yang digunakan pada variabel yang diteliti

Jika pada point 1 di atas adalah contoh penelitian yang tidak menggunakan uji statistik, maka jika penelitian menggunakan uji statistik lihatlah data pada variabel yang diambil. Data itu secara sifatnya paling tidak ada 4 kategori, yaitu data nominal, ordinal, interval dan rasio. Dengan mengetahui jenis data ini pada penelitian kita, ini sangat membantu untuk menentukan alat analisis data apa yang akan digunakan. Hal ini karena setiap jenis data, alat analisisnya akan berbeda, begitu juga persyaratan asumsi yang harus dipenuhi.

Secara garis besar, statistik itu terdiri dari statistik parametrik dan non-parametrik. Statistik non parametrik biasanya digunakan untuk menganalisis penelitian yang bersifat kualitatif. Data yang digunakan biasanya nominal dan ordinal. Adapun statistik parametrik biasanya digunakan untuk menganalisis data interval dan rasio. 

Sebagai contoh, mahasiswa ingin mengetahui bagaimana pengaruh adopsi teknologi terhadap peningkatan produktivitas jagung. Dalam hal ini adopsi teknologi berperan sebagai variabel x (independen) dan produktivitas jagung sebagai variabel y (dependen). Jika data adopsi dibuat berkategori misalnya antara "iya" dan "tidak" maka jenis datanya adalah nominal. Kemudian, produktivitas jagung adalah data rasio. Jika data produktivitas akan dibuat interval, maka nanti akan ada kelas-kelas pada data tersebut. Jika variabel x adalah data nominal, dan variabel y adalah data interval, maka alat analisis datanya menggunakan independen t-test. 

Hal yang berbeda, jika data yang dianalisis antara variabel dependen dan independennya sama-sama nominal, ordinal, rasio atau interval. Dengan mengetahui jenis data pada setiap variabel ini akan sangat membantu kita dalam menentukan alat analisis yang digunakan. Terutama jika metode penelitian kita adalah kualitatif dan statistikanya non parametrik. Semoga ulasaan ini bisa membantu temen-temen dalam menggunakan alat analisis data terutama jika menggunakan uji statistik.

4 Tips Menemukan Judul Skripsi

Hallo mahasiswa, bagi kalian yang sudah masuk semester 7 pasti sudah diminta untuk mengajukan judul skripsi bukan? Bagaimana pengalaman kamu dalam mengajukan judul skripsi ini? Adakah judul yang pernah ditolak baik oleh fakultas atau dosen pembimbing sehingga kamu harus ganti judul berulang kali? 


Membimbing mahasiswa agribisnis yang sedang skripsi

Sebagai dosen, saya mengajar mata kuliah metodologi penelitian. Biasanya, saya akan meminta mahasiswa untuk menuliskan judul skripsi dalam waktu lima menit? Dan apa jawabannya? Sebagian besar mahasiswa tidak menemukan atau menuliskan judul skripsi tersebut. Jangankan lima menit, bahkan dalam satu semester pun bisa jadi mahasiswa belum mampu menemukan judul skripsi. Fakta ini terjadi pada mahasiswa-mahasiswa saya. Oleh karenanya, yang seharusnya di semester 7 mahasiswa sudah bisa mengajukan judul, ternyata kebanyakan mahasiswa baru mengajukan judul di semester 8.

Tidak mudah mencari judul skripsi. Jikalau mahasiswa mengajukan judul skripsi, belum tentu dia paham dengan apa yang dia tulis. Kebanyakan mahasiswa hanya searching 'judul skripsi agribisnis' di mesin pencarian elektronik, lalu mereka ajukan kepada saya. Pertanyaan pertama yang selalu keluar dari saya ketika mahasiswa mengajukan judul skripsi adalah "Mengapa kamu mengambil topik penelitian ini?". Pertanyaan yang singkat ini, seringkali tidak bisa dijawab oleh mahasiswa. Kalau tidak tersenyum, bergeming, diam ya mahasiswa akan bilang saya tidak tahu bu. Lucu sebenarnya, tapi itulah cerita membimbing mahasiswa yang akan mulai skripsi. Nah, di bawah ini ada beberapa tips memilih judul skripsi. Untuk kamu mahasiswa yang mau skripsi-an, disimak ya informasi di bawah ini.

1. Temukan persoalan atau permasalah yang paling substansi terlebih dahulu

Ya, penelitian itu tidak berangkat dari judul. Hal ini selalu saya tekankan kepada mahasiswa yang akan mengajukan skripsi. Penelitian berangkat dari adanya masalah, yaitu gap atau jarak antara realitas dengan harapan yang diinginkan. Jika petani berharap usahataninya menghasilkan output yang optimum, namun kenyataannya justru gagal panen, maka disini tersirat adanya persoalan atau masalah. Contoh lain, jika komoditas perkebunan banyak dicari oleh pasar internasional tetapi harga domestik justru anjlok bahkan curam, maka disini ada persoalan. Oleh karena itu, temukan terlebih dahulu masalah yang ada dalam suatu fenomena atau realitas di lapangan. Masalah yang muncul inilah yang menarik untuk diteliti, sehingga akan menjawab pertanyaan "mengapa itu terjadi?"

2. Banyaklah membaca realitas di lapangan dan menyadarinya

Banyak mahasiswa agribisnis yang sama sekali tidak mengetahui persoalan-persoalan agribisnis dari hulu sampai ke hilir. Mahasiswa tidak tahu kalau petani seringkali dihadapi oleh persoalan harga produk yang dinamis, faktor alam yang tidak menentu, manajamen yang kurang baik, kebijakan yang mendistorsi pasar, kelembagaan yang tidak mantap dan hal-hal lainnya yang mempengaruhi keberhasilan dari usahatani. Mahasiswa seolah skeptis terhadap fakta-fakta di lapangan. Lebih tertarik dengan bacaan fiksi, nonton drakor atau main di kafe. Tidak masalah hal-hal yang bersifat hiburan tersebut dilakukan, asalkan mahasiswa juga membuka pikiran dan peka dengan keadaan di sekitarnya. Dengan mengetahui banyaknya kasus-kasus pertanian, mahasiswa akan mudah menemukan permasalahan khususnya sektor pertanian. Dan hal ini bisa diajukan sebagai judul skripsi. Biasanya kalau saya, banyak membuka berita-berita pertanian terkini. Apa yang menjadi isu terbaru dan terhangat, sehingga topik penelitian yang saya ambil tidak ketinggalan zaman.

3. Memahami dan mengulang mata kuliah keprodian yang pernah didapatkan

Dengan membaca dan memahami mata kuliah yang pernah diajarkan, khususnya mata kuliah keprodian, kita akan tahu tema-tema apa yang berada di ruang lingkup bidang keilmuan kita. Karena, banyak sekali mahasiswa yang mengajukan judul skripsi di luar cabang ilmunya. Asal ada kata pertanian atau komoditas pertanian, diajukan sebagai judul skripsi. Padahal analisis dan metode penelitiannya tidak sesuai dengan bidang keilmuannya. Misalnya mahasiswa agribisnis ingin mengetahui faktor-faktor pertumbuhan tanaman dengan menggunakan uji coba pupuk organik yang dosisnya dibedakan. Ini tentu tidak sesuai. Memahami mata kuliah keprodian akan memudahkan kita juga dalam menentukan landasan teori dan variabel yang akan kita teliti. Karena bagaimanapun skripsi selalu membutuhkan teori sebagai pondasi awal.

4. Membaca artikel dan buku referensi

Hal terakhir yang tidak boleh ditinggalkan adalah perlunya seorang mahasiswa banyak membaca artikel, buku ajar, berita, dll. Dengan banyak membaca kita akan memperoleh masukan tentang persoalan-persoalan yang tengah dihadapi di dunia agribisnis atau sektor pertanian secara umum. Kita juga bisa menemukan berbagai inovasi teknologi yang itu bermanfaat bagi kita untuk menemukan judul skripsi. Mengambil judul skripsi yang mengadopsi teknologi baru bisa menjadi kebaharuan dalam penelitian kita. 

Nah, itulah tadi 4 tips menemukan judul skripsi. Ingat, skripsi tidak berangkat dari judul. Temukan dulu permasalahanya maka akan lebih mudah untuk menemukan judul skripsinya. Semoga kalian yang akan mengajukan judul skripsi dan yang sedang menjalani skripsi diberikan kemudahan dan kelancaran ya ^,^


OPINI! Penerapan Pertanian Modern di Indonesia

 


sumber : https://www.detik.com/jabar/berita/d-7329222/mentan-ingin-bangun-klaster-pertanian-modern/2

Hallo, di ruang ini kita akan membahas artikel pada gambar di atas (link di bawah gambar). Menteri Pertanian Amran Sulaiman berencana akan membangun klaster pertanian modern yang nantinya SDM yang digunakan adalah generasi millenial. Menurutnya, pertanian modern akan menghemat anggaran hingga triliunan. Nah, apa sebenarnya pertanian modern dan bagaimana pertanian modern itu? Simak yuk, penjelasan di bawah ini.

Pertanian modern adalah pertanian yang bertujuan untuk membantu petani dalam meningkatkan efisiensi dan mengurangi jumlah sumberdaya alam seperti air, tanah, dan energi yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pangan, bahan bakar, dan serat. Perwujudan dari pertanian modern adalah aktivitas agribisnis, pertanian intensif, pertanian organik dan pertanian berkelanjutan. 

Penerapan pertanian modern diharapkan mampu meningkatkan pasokan pangan, menjamin keamanan pangan, meningkatkan keberlanjutan dan menghasilkan lebih banyak biofuel. Namun, pertanian modern yang tidak terjaga dapat menimbulkan efek negatif terutama terhadap lingkungan. Hal ini karena secara teori pertanian modern menginginkan output yang tinggi dengan menggunakan input yang tinggi pula termasuk pestisida dan pupuk kimia. 

Ada banyak contoh penerapan pertanian modern terutama dalam penggunaan teknologi, diantaranya:

1. Sensor tanah dan tanaman

Saat ini banyak peralatan pertanian yang dilengkapi dengan sensor cerdas yang dapat membaca segala sesuatu yang berhubungan dengan tanaman. Contoh teknologi sensor digunakan untuk membaca kesehatan tanaman, tingkat kandungan nitrogen esensial di dalam air. Teknologi sensor bisa digunakan untuk mengukur konduktivitas listrik tanah, lantas dasar, kandungan bahan organik, bahkan karakteristik tanah seperti pH. Dengan menggunakan sensor, petani dapat memeriksa tanamannya dari jarak jauh berdasarkan kondisi lapangan secara real-time.

2. Tanaman yang terhubung dengan Wi-Fi

Penerapan sistem Wifi pada tanaman memiliki mekanisme sebagai berikut: areal pertanian (peternakan) dipasang wifi dan sensor yang dapat merekam dan mengirimkan instruksi ke sistem irigasi otomatis pertanian. Di lain kasus, bisa menambahkan dosis pupuk yang tepat sesuai dengan kebutuhan, sebelum jumlah air yang tepat disebarkan melalui pipa tetes, kemudian pupuk dan air nanti dapat mengalir secara bersamaan ke tanaman. Adanya teknologi ini dapat memaksimalkan efisiensi, mendistribusikan jumlah air yang tepat secara berkala, serta mencegah pemborosan input dan juga biaya. Adapun petani dapat mengakses aktivitas pemantauannya ini melalui gadget atau ponsel pintar.

3. Teknologi bus

Teknologi BUS (Sistem Unit Biner) adalah serangkaian kawat yang membentuk kabel besar yang dihubungkan antara monitor (terminal vitual) dengan implementator. Teknologi yang diaktifkan disebut ISOBUS, sebuah protool komunikasi berdasarkan standar elektronik pertanian ISO 11783 dan Teknologi Controller Area Network atau Cannabis.

4. Robot petani

Salah satu teknologi modern di dunia pertanian adalah penggunaan teknologi drone. Saat ini, sektor pertanian bisa memanfaatkan drone yang bisa digunakan dalam membantu pemupukan dan penyemprotan tanaman di lahan sawah. Teknologi drone dapat menghemat waktu dan biaya tenaga kerja. Teknologi ini dilengkapi dengan GPS yang tepat sehingga mereka dapat dengan mudah menavigasi ruang sempit diantara barisan tanaman. Teknologi drone dapat membantu petani dalam memilih strobery yang matang, selada yang bagus, memotong anggur dan lain-lain.

5. Manajemen panjang gelombang

Pertanian rumahan di perkotaan dan pertanian vertikal saat ini sedang marak dan populer di masyarakat. Penerapannya diantaranya dengan menciptakan panjang gelombang sinar matahari ideal yang disesuaikan dengan pertumbuhan dalam ruangan yang terkompresi. Hal ini memberikan petani kesempatan untuk bercocok tanam sepanjang tahun. 

Mungkin masih banyak lagi jenis teknologi yang diadopsi dalam dunia pertanian modern. Namun demikian, pertanian modern menurut saya juga memiliki kelemahan. Apa saja?

1. SDM petani Indonesia

Meskipun teknologi modern untuk pertanian saat ini mulai berkembang, akan tetapi kalau petani Indonesia saat ini berada pada usia di atas 40 tahun saya rasa ini bisa menjadi kendala. Mengapa? Karena untuk mengaplikasikan teknologi perlu SDM yang fresh dan melek teknologi dan informasi. SDM yang paling tepat adalah generasi millenial. Namun masalahnya, banyak pemuda yang tidak tertarik pada dunia pertanian. Oleh karena itu perlu giat atau sosialisasi kepada generasi muda bahwa pertanian adalah sektor yang menjanjikan dan bisa dikomersilkan. Pertanian hanyalah tempat, sedangkan cara mengelolanya generasi millenial bisa menerapkan kemajuan dan perkembangan IPTK. 

2. Kepemilikan lahan pertanian

Rata-rata kepemilikan lahan pertanian (lahan sawah) petani Indonesia hanyalah 0,25 hektar. Kepemilikan yang sempit ini, tidak banyak bisa dikelola dengan teknologi mesin. Penggunaan SDM manusia adalah yang paling tepat. Jika ingin memaksimumkan hasil pada pertanian lahan sempit, maka teknologi yang tepat bukan pada teknologi mesin melainkan intensifikasi seperti penggunaan benih unggul, tumpang sari, serta irigasi yang memadai.

3. Pengangguran

Jika teknologi yang dimaksudkan hanya pada penggunaan mesin-mesin, maka dampak nyatanya adalah makin meningkatnya pengangguran. Penduduk Indonesia yang cukup besar, dengan luas lahan pertanian yang banyk terkonversi menjadi lahan non pertanian, berakibat pada terciptanya pengangguran. Jika teknologi mesin makin marak bahkan sampai di tingkat pedesaan, bagaimana dengan tenaga kerja manusia yang selama ini digunakan oleh para petani Indonesia?

4. Tingginya biaya perawatan

Penggunaan teknologi mesin tentu harus diiringi dengan perawatan yang intensif. Perawatan mesin dan gadget teknologi modern mahal, sehingga petani tidak mampu mengimbanginya. 

Jadi, dari paparan di atas sikap seperti apa yang harus kita ambil? Di satu sisi teknologi memberikan peluang untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian. Namun, di sisi lain ada dampak yang harus ditanggung. Menurut hemat saya, disinilah peran pemerintah. Pemerintah sebagai pemegang kebijakan, adalah entitas yang paling paham keadaan pertanian secara keseluruhan di Indonesia. Kebijakan-kebijakan yang dibuat harus berdasarkan karakter dan kebutuhan petani baik di pedesaan maupun di perkotaan. Contohnya penerapan drone untuk menyebar pupuk atau menyemprot pestisida akan cocok jika diterapkan di areal lahan yang luas. Misalnya perusahaan perkebunan. Namun bagi petani dengan lahan sempit, penggunaan drone tentu tidak pas. Karena biaya untuk membeli drone-nya saja sudah mahal. Kecuali jika drone ini dikelola oleh gapoktan yang diperoleh sebagai bentuk bantuan subsidi input alsintan dari pemerintah. Drone dimanfaatkan oleh gapoktan untuk menjalankan unit penyewaan input. Anggota gapoktan yang mau menggunakan drone harus membayar uang sewa. Sehingga bisa menjadi pemasukan bagi gapoktan. Nah, demikian opini saya terhadap pertanian modern. Semoga bermanfaat ya ^.^

Dilema Dosen Dalam Mengevaluasi Hasil Belajar Mahasiswa

Sebagai dosen, kadangkala kita mengalami dilema soal pemberian nilai kepada mahasiswa. Apalagi kalau mengajar di kampus swasta. Tidak semua kampus swasta memang "mudah" dalam memberikan penilaian hasil kinerja mahasiswa. Akan tetapi, sudah menjadi rahasia umum, di kampus swasta cenderung mudah untuk mendapatkan nilai lebih baik dibandingkan kampus negeri. Namun demikian, setiap pribadi dosen memiliki prinsip masing-masing. Ada dosen yang mengajar di kampus swasta, tapi pemberian nilai tetap harus melalui prosedur yang seharusnya. Ada dosen yang memang "tidak pelit" dalam memberikan nilai, yang penting rajin berangkat mahasiswanya. 

Kegiatan Belajar Mengajar di Kelas

Untuk tipe dosen yang pertama, saya rasa saya adalah salah satunya. Saya adalah dosen yang tidak segan memberikan nilai D dan E kepada mahasiswa saya. Kenapa tidak? Karena memang mahasiswa tersebut tidak pernah masuk, nilai tugas tidak ada, hanya datang saat UTS dan PAS, itu pun nilai UTS dan PAS nya tidak bagus. Mungkin karena tidak pernah berangkat kuliah, jadi tidak tahu harus menjawab apa pada lembar jawabnya. Dalam memberikan penilaian-sebagai evaluasi hasil belajar- mahasiswa tentu ada tata caranya. Salah satunya, di awal pembelajaran kita sudah menyepakati persentase pembagian dari setiap poin yang dinilai seperti kehadiran, tugas, UTS dan PAS. Setelah satu semester berlalu, dan hasil belajar mahasiswa kita evaluasi, tentu kita akan mendapatkan data nilai mata kuliah yang kita ampu dari mahasiswa kita. Sedih rasanya, jika rata-rata nilai kelas pun sangat rendah. Seringkali saya merenung, apakah ini kesalahan saya sebagai dosen? Mengapa mahasiswa saya nilainya banyak yang rendah? Apakah cara mengajar saya salah? Apakah saya harus mengganti metode belajar saya? Di sisi lain, bahan ajar sudah saya berikan sebelum pembelajaran diimulai, yakni di elektronik website akademik (smartunulampung). Harusnya, mahasiswa bisa mempelajari atau membaca sebelum kelas dimulai. Saya pun selalu bertanya di dalam kelas, adakah yang tidak jelas
dengan penjelasan saya? Ada yang mau ditanyakan? Tetapi, seringkali tidak ada respon dari mahasiswa. Mahasiswa diam, saya pun menganggap mereka sudah paham dengan penjelasan saya. Walau sebenarnya saya juga ragu, apa benar mereka sudah paham. Setiap minggu, saya juga memberikan tugas mandiri. Harapan saya, dengan tugas mandiri ini mahasiswa bisa belajar di rumah. Membuka catatan di kelas, dan kemudian membaca bahan ajar yang sudah saya berikan. Tapi, jika ternyata nilai akhir dari mata kuliah itu rendah, bahkan rata-rata nilai kelas, lalu bagaimanakah ini? Apakah soalnya terlalu sulit? Padahal soal yang saya berikan sudah saya ukur sesuai dengan kemampuan mahasiswa. Soal yang saya berikan, sudah saya ulas di dalam kelas. Juga sudah dikerjakan mahasiswa sebagai tugas mingguan. Hmmm... Jadi apa penyebab yang sebenarnya? Adakah mahasiswa yang malas belajar? Beberapa mata kuliah bahkan ujiannya dilaksanakan secara open book, tapi kenyataannya nilai yang didapatkan juga rendah. Kalau sudah begini, alamat dosen kerja dua kali. hehehe...

Ya, saya selalu memberikan kesempatan perbaikan nilai kepada mahasiswa saya. Durasi waktunya, biasanya satu minggu sejak nilai terpublikasi di Sistem Langitan. Dalam satu minggu, mahasiswa saya minta untuk mengerjakan perbaikan. Setiap mahasiswa akan berbeda-beda penugasannya tergantung dari poin mana yang rendah (tugas, UTS atau PAS). Setelah satu minggu, mahasiswa yang tidak melakukan perbaikan ya nilai di sistem langitan akan apa adanya. Jika ada perubahan, berarti bukan saya yang merubah. Sudah di luar tanggung jawab saya sebagai dosen. Penilaian saya terhadap mata kuliah yang saya ampu biasanya terdiri dari: kehadiran 10%, tugas 25%, UTS 30% dan PAS 35%. Persentase ini bisa berubah sesuai dengan kesepakatan mahasiswa di awal kontrak perkuliahan. 

Menurut saya, metode evaluasi yang saya lakukan efektif bagi mahasiswa agar di semester selanjutnya memperbaiki sikap dan perilakunya dalam belajar. Karena tidak hanya satu semester bukan mahasiswa akan bertemu saya? Jadi saya menekankan bahwa metode pembelajaran yang saya lakukan "seperti ini", dimana tugas mingguan selalu ada. Maka, mahasiswa harus bisa menyesuaikan. 

Pada dasarnya, proses pembelajaran ini tidak semata-mata untuk melihat capaian nilai dalam wujud angka pada mata kuliah yang saya ampu. Tetapi saya melihat proses mereka, kesungguhan mereka dalam belajar, dan usaha mereka dalam memaksimumkan kemampuannya. Hal ini berguna bagi saya, pada saat membimbing mahasiswa skripsi, saya akan tahu siapa saja mahasiswa yang "berpotensi" untuk diberikan judul penelitian yang secara level lebih rumit. Tentu saja bukan dalam rangka mempersulit mahasiswa, tentu bukan. Sebagai dosen kita pasti tahu, setiap Program Studi memiliki rencana strategis penelitian. Capaian penelitian yang harus dicapai, untuk nantinya digunakan dalam akreditasi program studi. Kaitannya dengan mahasiswa adalah, tentu justru akan menyulitkan nantinya ketika kita memberikan judul skripsi yang dimana kemampuan mahasiswa belum "layak" mengerjakan judul tersebut. Ini bisa kita lihat dari "keseharian" mereka dalam mengikuti pembelajaran selama kurang lebih 7 semester. Mahasiswa yang tidak pernah hadir, sebut saja mahasiswa "siluman", kemudian ketika tiba waktunya skripsi kita berikan judul skripsi yang levelnya menengah ke atas, tentu akan menyulitkannya. Oleh karena itu, penting bagi dosen untuk mengetahui karakter dan juga perilaku mahasiswanya dalam proses pembelajaran. Semoga cerita singkat ini bisa memberikan gambaran bagi rekan-rekan dosen baru untuk menentukan sikap dan keputusannya terutama dalam evaluasi hasil pembelajaran mahasiswanya.




MATA KULIAH EKONOMETRIKA

Selamat pagi rekan-rekan mahasiswa. Hari ini adalah hari pertama kita kuliah ya. Pada pertemuan hari ini kita sudah berkenalan di kelas. Pertemuan pertama kita membahas kontrak perkuliahan ekonometrika. Mata kuliah ini terdiri dari 3 sks. Mata kuliah ekonometrika merupakan mata kuliah keprodian yang membahas keilmuan sosial dengan menggabungkan mata kuliah ekonomi, matematika dan statistika. Peran ilmu ekonomi sebagai kerangka teori dasar yang digunakan dalam penelitian. Sementara ilmu matematika digunakan untuk menyatakan teori dalam bentuk matematis yang belum diuji secara empiris. Peran dari ilmu statistika untuk mengumpulkan, mengolah dan menyajikan data ekonomi dalam bentuk grafik, tabel dan diagram. Sedangkan ekonometrika menjadi penghubunga dari ketiga bidang ilmu tersebut. 

Materi pembahasan dari mata kuliah ekonometrika antara lain ruang lingkup ekonometrika, pemodelan ekonometrika, korelasi, regresi pengujian, SPSS, penggunaan alat analisis, regresi berganda, dan variabel dummy. Pada semester ini, pertemuan tatap muka berlangsung sebanyak 14 kali. Tujuh pertemuan pertama dilakukan sebelum pelaksanaan PTS, dan tujuh pertemuan berikutnya dilaksanakan setelah PTS sebelum PAS. Perkuliahan dilaksanakan secara luring, adapun akses materi bisa melalui blog ini. Sharing dan diskusi dilakukan di dalam kelas dan grub whatsup. Berikut ini akan dilampirkan materi atau bahan ajar di setiap pertemuan. Silahkan didownload dan dipelajari ya. 

Setiap bahan ajar akan ada tugas formatif atau tugas mandiri yang dikerjakan ada yang secara individu maupun kelompok. Silahkan dikerjakan dan pengumpulan tugas dilakukan melalui email kelas. Sebagai buku referensi mahasiswa bisa menggunakan buku yang saya lampirkan gambarnya di blog ini. Setelah mendownload bahan ajar, jangan lupa meninggalkan jejak di komentar bawah postingan ini ya.




Bahan Ajar 1 (Pertemuan 1. RPS Ekonometrika) : https://drive.google.com/file/d/116NjcrTcPN1SgrEKJ6GWWKBNDnrjBtzh/view?usp=sharing

Bahan Ajar 2 (Pendahuluan) : https://drive.google.com/file/d/1po2_O2fgX71y4p6qAFNtj8jJpPPQQb6U/view?usp=drive_link

Bahan Ajar 3 (Ruang lingkup ekonomi) : https://drive.google.com/file/d/11ZOE2hR3AyVwMrZlbDlCPg0vGsS-EmmS/view?usp=sharing

Bahan Ajar 4 (Teori dan Hipotesis) : https://drive.google.com/file/d/1KEERF0M2ba9QxqnlwbOM7YaO58eTbtOR/view?usp=drive_link

Bahan Ajar 5 (Korelasi Finish) : https://drive.google.com/file/d/10TLDdrWmI1BsE-nChbJhIYvLJRT9B1w5/view?usp=drive_link

Bahan Ajar 6a (Analisis Regresi) : https://drive.google.com/file/d/1CSMraczI2S5-Py-2MW0AdHfpIgPjePqH/view?usp=sharing

Bahan Ajar 6b (SPSS) : https://drive.google.com/file/d/18015mIXGkCWh7P5Bz6gH4koRisLxTBgS/view?usp=sharing

Bahan Ajar 7 (Variabel Dummy) : https://drive.google.com/file/d/17bsamou4inu5TmWkZaK6IpmtkaMHvpPG/view?usp=sharing

Bahan Ajar 8 (PTS) : 

Bahan Ajar 9, 10, 11 (Uji Asumsi Klasik) : 

https://docs.google.com/presentation/d/1A2N0xhvwXrAzyXV6thse7c2CNb4GCZK-/edit?usp=sharing&ouid=105885723133983384082&rtpof=true&sd=true

Bahan Ajar 12. Cara Mengobati Multikolinearitas, Heteroskedastisitas dan Autokorelasi

https://drive.google.com/file/d/1NrtECrV2Dx0nWBz47UNlh0d8907kjc3a/view?usp=sharing

dan

https://drive.google.com/file/d/1OUcz162aTZOseY3fVNxv-5685-vNas4g/view?usp=sharing

Bahan Ajar 13 & 14. Uji Validitas, Realibilitas dan Normalitas

https://docs.google.com/presentation/d/16DITUtj60BIip1cVUOaHiRIHAw9xYYCu/edit?usp=sharing&ouid=105885723133983384082&rtpof=true&sd=true

Bahan Ajar 15. Bedah Artikel (Yang menggunakan regresi berganda dan variabel dummy)

Bahan Ajar 16. PROJECT BASED LEARNING (Pengganti PAS)

https://docs.google.com/document/d/1e7jRnVarC0npjdkBEqs2yOpTVwo8z5KH/edit?usp=sharing&ouid=105885723133983384082&rtpof=true&sd=true

MATA KULIAH PEMASARAN AGRIBISNIS SEMESTER GANJIL 2024-2025

Halloo, selamat pagi rekan-rekan mahasiswa. Hari ini adalah hari pertama perkuliahan kita di semester ganjil tahun akademik 2023-2023. Pada semester ini, saya mengajar mata kuliah Pemasaran Agribisnis di kelas kalian. Mata kuliah ini terdiri dari 3 sks. Mata kuliah pemasaran agribisnis merupakan mata kuliah wajib keprodian yang harus diambil oleh mahasiswa untuk mendukung keilmuan mahasiswa di bidang Agribisnis. Mata kuliah pemasaran agribisnis termasuk pada kelompok ilmu ekonomi pertanian khususnya yang membahas sektor hilirisasi. Pemasaran Agribisnis dari perspektif makro, mencoba menjelaskan sistem pemasaran secara menyeluruh mulai dari komoditi di tingkat petani produsen sampai produk tersebut di konsumen akhir. Pendekatan ini dari aspek ekonomi, menganalisis aktivitas bisnis yang ada (fungsi-fungsi pemasaran), perusahaan yang terlibat, biaya dan marjin pemasaran, penentuan harga, pasar dari aspek ruang atau wilayah dan waktu, kebijakan-kebijakan yang ada dalam aliran komoditi tersebut termasuk aktivitas perdagangan internasional

Pada semester ini, pertemuan tatap muka berlangsung sebanyak 14 kali. Tujuh pertemuan pertama dilakukan sebelum pelaksanaan PTS, dan tujuh pertemuan berikutnya dilaksanakan setelah PTS sebelum PAS. Perkuliahan dilaksanakan secara luring, adapun akses materi bisa melalui blog ini. Sharing dan diskusi dilakukan di dalam kelas dan grub whatsup. Berikut ini akan dilampirkan materi atau bahan ajar di setiap pertemuan. Silahkan didownload dan dipelajari ya. 

Setiap bahan ajar akan ada tugas formatif atau tugas mandiri yang dikerjakan ada yang secara individu maupun kelompok. Silahkan di kerjakan dan pengumpulan tugas dilakukan melalui email kelas. Sebagai buku referensi mahasiswa bisa menggunakan buku yang saya lampirkan gambarnya di blog ini. Setelah mendownload bahan ajar, jangan lupa meninggalkan jejak di komentar bawah postingan ini ya ^-^













Tambahan Tugas Pertemuan 4,5,6


Bahan Ajar 8 (PTS) 


Bahan Ajar 9 (Aspek Pasar)

Bahan Ajar 11 (Strategi Pemasaran dan Marketing Mix)

Bahan Ajar 12. Siklus Hidup Produk 

Bahan Ajar 13. Strategi Pemasaran

Bahan Ajar 14. Supply Chain Management

Bahan Ajar 15. Risiko Pemasaran

Bahan Ajar 16. (PAS)






 

MATA KULIAH EKONOMI PERTANIAN

Halloo, selamat pagi rekan-rekan mahasiswa. Hari ini adalah hari pertama perkuliahan kita di semester ganjil tahun akademik 2023-2023. Pada semester ini, saya mengajar mata kuliah Ekonomi Pertanian di kelas kalian. Mata kuliah ini terdiri dari 3 sks. Mata kuliah ekonomi pertanian merupakan mata kuliah wajib keprodian yang harus diambil oleh mahasiswa untuk mendukung keilmuan mahasiswa di bidang Agribisnis. Mata kuliah ekonomi pertanian termasuk pada kelompok ilmu-ilmu kemasyarakatan yaitu ilmu yang mempelajari perilaku dan upaya serta hubungan-hubungan antarmanusia. Perilaku yang dipelajari tidak hanya mengenai perilaku manusia secara sempit tetapi juga mencakup persoalan ekonomi lainnya baik secara langsung maupun tidak langsung yang berhubungan dengan produksi, pemasaran, dan konsumsi petani atau kelompok-kelompok petani. Hal tersebut berarti bahwa analisa ekonomi perusahaan pengolahan hasil pertanian, perdagangan internasional hasil pertanian, kebijakan pertanian, hukum dan hak pertanahan masuk dalam bidang ilmu yang dipelajari pada ekonomi pertanian. Ekonomi pertanian juga mempelajari fenomena-fenomena dan persoalan yang berhubungan dengan pertanian baik secara mikro maupun makro. Dengan demikian ekonomi pertanian adalah ilmu yang mempelajari perilaku dan upaya manusia baik yang secara langsung maupun tidak langsung berhubungan dengan produksi, pemasaran dan konsumsi hasil-hasil pertanian.

Pada semester ini, pertemuan tatap muka berlangsung sebanyak 14 kali. Tujuh pertemuan pertama dilakukan sebelum pelaksanaan PTS, dan tujuh pertemuan berikutnya dilaksanakan setelah PTS sebelum PAS. Perkuliahan dilaksanakan secara luring, adapun akses materi bisa melalui blog ini. Sharing dan diskusi dilakukan di dalam kelas dan grub whatsup. Berikut ini akan dilampirkan materi atau bahan ajar di setiap pertemuan. Silahkan didownload dan dipelajari ya. 

Setiap bahan ajar akan ada tugas formatif atau tugas mandiri yang dikerjakan ada yang secara individu maupun kelompok. Silahkan di kerjakan dan pengumpulan tugas dilakukan melalui email kelas. Sebagai buku referensi mahasiswa bisa menggunakan buku karya Mubyarto atau Rita Hanafie. Setelah mendownload bahan ajar, jangan lupa meninggalkan jejak di komentar bawah postingan ini ya ^-^





Bahan Ajar 1 (RPS ekonomi pertanian) : https://drive.google.com/file/d/1JzGi_UPBHw24vyIcTJ-6wph7C0pOm7mk/view?usp=drive_link

Bahan Ajar 2 (Fundamental Ekonomi dan Sistem Perekonomian): https://drive.google.com/file/d/1gmlXZgcShKZeM0kfdUKVxp3x9KH_5jWz/view?usp=sharing

Bahan Ajar 3 (Sumberdaya Alam Kekayaan Uncountable) : https://drive.google.com/file/d/1kRh8TnmbAvm2Q498naM_q48y2JrbinnV/view?usp=drive_link

Bahan Ajar 4 (Kelembagaan Pertanian) : https://drive.google.com/file/d/1zNtyzhH1_1pxOdbdmbSY7St5Q58QsUAi/view?usp=drive_link

Tugas Turun Lapang Pertemuan 4 : https://drive.google.com/file/d/1JWM1XbvMRq9qWoVRd-WDqhTQLO43G_4f/view?usp=sharing

Bahan Ajar 5 (Teori Produksi) : https://drive.google.com/file/d/1acbZG62pjdzC-5K7k8UyZo28LLoG4j-8/view?usp=drive_link

Bahan Ajar 6 (Teori Produksi 2 Variabel) :  https://drive.google.com/file/d/1dHwCbTWOTKVMV7raHCcgRB2m6zKd6smd/view?usp=sharing

Bahan Ajar 7 (Efisiensi) : https://drive.google.com/file/d/1dfMMn-LfJhVF225bXQeuVA1hF-lGBe0V/view?usp=sharing

Bahan Ajar 8 (PTS) : https://drive.google.com/file/d/1fzlG3yoVk5YqnYTPkIDf-5pg5ZNTDQzP/view?usp=sharing

Bahan Ajar 9 (Teori Biaya Produksi) : https://drive.google.com/file/d/17bwCUVMD6eZHuYLkQi_OTLU_YIvjkl4D/view?usp=drive_link

Bahan Ajar 9 (Teori Biaya Produksi Tambahan) : https://drive.google.com/file/d/1_p7VpsE6ITiKLW5nfMAxAHLhEbjqLo6v/view?usp=sharing

Bahan Ajar 10 (Teori Permintaan dan Penawaran): https://drive.google.com/file/d/14JSKphn9R7SHRftLZTmg6TXaMTeWJavH/view?usp=sharing

TUGAS PENGAMBILAN DATA :

https://docs.google.com/spreadsheets/d/1OCxRjQxTJaZATfU1f_PaOirM23nI9WVG/edit?usp=sharing&ouid=105885723133983384082&rtpof=true&sd=true

Bahan Ajar 11 (Pemasaran Komoditas Pertanian) : https://drive.google.com/file/d/1LNoQjO46RfbWfTVTLQ0GaCrcyhLDrruW/view?usp=sharing

Bahan Ajar 12 ( Kebijakan Pertanian) : 

https://drive.google.com/file/d/1d3xeUJ5Kyg3F45NQsY8sjPcRYMZQQxno/view?usp=drive_link

Bahan Ajar 13 & 14 (Perdagangan Internasional) : https://drive.google.com/file/d/1gQmgyBJztmUn4A7Zoumk2cvcIlF1yEUH/view?usp=drive_link

Bahan Ajar 15 (Pembangunan Pertanian): 

https://drive.google.com/file/d/1VwJWKP7BYCCZdOq9FJjYGHqnEhyEdcs2/view?usp=sharing

Bahan Ajar 16 (PAS) : 

https://drive.google.com/file/d/1nKR51WzAKK70yWHA0Iluf5vJlMHM7OVo/view?usp=sharing


Ternyata Menjadi Dosen Tidak Sesepi Itu!!

Foto bersama dosen FP3 Kurang lebih sudah delapan tahun saya menyandang title sebagai dosen. Kalau dipikir-pikir, delapan tahun itu bukan wa...